Postingan

Oli Mineral sebagai Fluida Hidraulik

Gambar
Oli atau minyak berbasis mineral paling banyak digunakan sebagai fluida hidraulik. Oli mineral relatif murah, ketersediaan banyak, dan bisa diolah menjadi beberapa tingkat viskositas. Selain itu, oli mineral juga baik untuk pelumasan, tidak berkarat, dan cocok dengan banyak jenis material seal kecuali karet butyl .

Fluida Hidraulik yang Dipergunakan

Gambar
Berikut fluida yang digunakan secara khusus pada sistem hidraulik: Minyak mineral yang tidak dilarang secara umum. Minyak mineral yang ditingkatkan dengan sifat anti karat dan anti oksidasi.

Sifat-sifat Dasar Oli Hidraulik

Gambar
Beberapa sifat dasar oli/minyak hidraulik yang harus diperhatikan antara lain: Viskositas Viskositas merupakan tingkat tahanan atau hambatan suatu fluida untuk mengalir. Viskositas dihasilkan dari ikatan dan interaksi antara molekul-molekul.

Mengenal Fluida Hidraulik

Gambar
Fluida hidraulik digunakan dalam sistem-sistem tenaga hidrostatik untuk mentransmisikan daya. Daya dibangkitkan dengan meningkatkan tekanan dari fluida. Selain untuk mentransmisikan daya, fluida hidraulik juga digunakan untuk melumasi permukaan elemen-elemen dari sistem yang terjadi kontak. Fluida hidraulik juga digunakan sebagai pendingin dan pembersih sistem.

Alat Ukur Sudut

Gambar
Ada empat jenis alat ukur sudut yang sering digunakan. Keempat alat ukur tersebut antara lain: protractor sederhana, bevel protractor , batang sinus, dan meja rata.

Alat Ukur Linear

Gambar
Alat ukur linear analog dibagi menjadi dua jenis yakni yang dapat dibaca langsung ( direct reading ) dan tidak dapat dibaca langsung ( indirect reading ). Alat ukur linear yang dapat dibaca langsung seperti mistar, kaliper, dan mikrometer yang memiliki skala. Sedangkan yang tidak dapat dibaca langsung adalah kaliper dan divider tanpa skala. Alat ukur linear yang tidak memiliki skala harus dibandingkan dengan instrumen lain yang memiliki skala. Kelemahan dari alat ukur yang tidak dapat dibaca langsung yakni keakuratannya yang terbatas.

Standar Pengukuran

Gambar
Kita sering menggunakan sebuah penggaris untuk mengukur panjang (dimensi linear). Ketika itu, penggaris berfungsi sebagai sebuah standar atau pembanding terhadap ukuran-ukuran (panjang) yang diukur.