Postingan

Menampilkan postingan dengan label Quality Control

Pengukur Tetap

Gambar
Pengukur tetap adalah replika fisik dari dimensi produk yang akan dinilai. Ada dua kategori dasar: master gage dan limit gage . Master gage dibuat menjadi replika langsung dari ukuran nominal suatu produk. Limit gage dibuat menjadi replika terbalik dari dimensi suatu produk dan dirancang untuk memeriksa dimensi dengan batas toleransi.

Pengukuran

Pengukuran adalah prosedur di mana kuantitas yang tidak diketahui dibandingkan dengan standar yang diketahui, menggunakan sistem satuan yang diterima dan konsisten. Sistem satuan yang sering digunakan di Indonesia adalah International System of Units (SI).

Atribut Geometris

Dimensi dan toleransi biasanya dinyatakan sebagai nilai linier (panjang). Ada atribut geometris lain dari komponen (produk) yang juga penting; seperti: kerataan permukaan, kebulatan poros atau lubang, paralelisme antara dua permukaan, dan sebagainya.

Dimensi dan Toleransi

Gambar
Dimensi adalah ukuran linier atau sudut dari komponen yang ditentukan pada gambar bagian. Dimensi penting karena menentukan seberapa baik perakitan komponen. Saat membuat komponen tertentu, hampir tidak mungkin untuk membuat bagian dengan dimensi yang tepat seperti yang diberikan pada gambar. Sebaliknya variasi terbatas diperbolehkan pada dimensi. Variasi yang diizinkan tersebut adalah toleransi. Selain dimensi dan toleransi, permukaan suatu komponen juga penting. Permukaan memengaruhi kinerja produk, kesesuaian perakitan, dan estetika produk.

Inspeksi Kontak dan Non-kontak

Ada berbagai teknologi pengukuran yang tersedia untuk inspeksi. Metode inspeksinya bisa dengan kontak dan non-kontak. Inspeksi kontak melibatkan penggunaan probe mekanis atau perangkat lain yang membuat kontak dengan objek yang diperiksa. Berdasarkan sifatnya, inspeksi kontak biasanya berkaitan dengan pengukuran dimensi fisik objek. Inspeksi kontak bisa dilakukan secara manual atau otomatis. Contoh sistem pengukuran kontak otomatis adalah mesin pengukur koordinat.

Pemeriksaan Manual dan Otomatis

Prosedur pemeriksaan sering dilakukan secara manual. Pekerjaan biasanya membosankan, namun kebutuhan akan presisi dan akurasi tinggi. Karena pertimbangan waktu dan biaya pada inspeksi manual, prosedur sampling statistik umumnya digunakan.

Coordinate Measuring Machine

Gambar
Coordinate measuring machine (CMM) terdiri dari probe kontak dan mekanisme untuk memosisikan probe tersebut terhadap permukaan dan fitur benda kerja. Koordinat lokasi probe dapat dicatat secara akurat karena kontak dengan permukaan benda kerja untuk mendapatkan data geometri benda kerja.

Prinsip Inspeksi

Gambar
Inspeksi melibatkan penggunaan teknik pengukuran untuk menentukan apakah suatu produk, komponennya, atau bahan awalnya sesuai dengan spesifikasi desain. Spesifikasi desain ditetapkan oleh perancang produk. Inspeksi dilakukan sebelum, selama, dan setelah pembuatan. Bahan yang masuk dan suku cadang awal diperiksa setelah diterima dari pemasok; unit kerja diperiksa di berbagai tahap selama proses produksi; dan produk akhir harus diperiksa sebelum dikirim ke pelanggan.

Kendali Mutu pada Produk Manufaktur

Gambar
Secara tradisional, kendali mutu ( quality control ) berkaitan dengan pendeteksian kualitas yang buruk dalam produk manufaktur dan mengambil tindakan korektif untuk menghilangkannya. Kendali mutu ( quality control ) sering disingkat QC. QC sering kali dibatasi untuk memeriksa produk dan komponennya, lalu memutuskan apakah dimensi dan fitur lainnya sesuai dengan spesifikasi desain. Jika ya, produk itu dikirim. Pandangan modern tentang kendali mutu mencakup aktivitas yang lebih luas, termasuk berbagai program seperti pengendalian secara statistik dan teknologi inspeksi modern seperti mesin pengukur koordinat.