Logam pengisi diterapkan pada proses brazing dengan berbagai bentuk; seperti kawat, batang, lembaran, strip , bubuk, dan pasta. Logam pengisi yang umum digunakan dalam brazing memiliki karakteristik:
Sambungan brazing biasanya terdiri dari dua jenis: butt dan lap . Sambungan butt konvensional menyediakan area terbatas untuk menyambung, sehingga membahayakan kekuatan sambungan. Untuk meningkatkan area sambungan, biasanya dilakukan modifikasi sambungan seperti gambar 1.
Brazing adalah proses penyambungan di mana logam pengisi dicairkan dan didistribusikan oleh aksi kapiler antara permukaan logam yang disambung. Pada proses brazing tidak terjadi pelelehan logam dasar, hanya logam pengisi yang meleleh. Logam pengisi memiliki suhu leleh di atas 450 ⁰C tetapi di bawah titik leleh logam dasar yang akan disambung. Jika sambungan dirancang dengan benar dan prosesnya telah dilakukan dengan benar, maka sambungan brazing akan lebih kuat dari logam pengisi.